Bossanova Jawa, Jazz Asyik Yang Menenangkan

Para penikmat musik sejati pasti sudah pada tahu tentang genre musik yang berdekatan dengan Jazz ini, ya, Bossanova. Bossanova sendiri adalah jenis musik yang menjadi bagian repertoire jazz dan mulai dipopulerkan di Brazil pada tahun 1950-an oleh sejumlah artis, antara lain Antonio Carlos Jobim, yang kondang dengan lagunya ‘Ipanema Sol’ (Gadis dari Ipanema)’. Bossanova (artinya ‘trend baru’) adalah musik yang adem, santai dan mendayu-dayu sekaligus dinamis.
Perkenalan saya sendiri dengan musik ini adalah ketika seorang teman memperdengarkan saya lagu-lagu jawa yang sebelumnya dibawakan oleh Didi Kempot diaransemen ulang dengan musik jenis Bossanova yang dekat sekali dengan nuansa Jazz. Saya sendiri memang seorang penikmat Jazz, namun juga menggemari musik Keoncong, bahkan campur sari Didi Kempot, jadi ya pas sekali dengan genre musik yang dibawakan oleh Bossanova Jawa.


Apa itu Bossanova jawa genre musik baru sentuhan jazz
Dian FK pada Cover Album Bossanova Jawa Vol IV (Foto: ulfapandu.wordpress.com)

Mungkin sebagian dari kamu pernah mendengar atau bahkan sering mendengarkan lagu yang dibawakan oleh Bossanova Jawa. Bossanova jawa sendiri merupakan album musik yang dikeluarkan pertama kali pada tahun 2001 oleh IMC Duta Record (Label yang membesarkan nama Didi Kempot). Pada album pertama yang dikeluarkan itu, Album Bossanova awa berisi 10 lagu yang populer sebelumnya dengan genre keroncong campur sari dan beberapa lagu populer lainnya. 

Sayangnya album dengan genre Bossanova dengan sentuhan Jazz hasil prakarsa Hadi Pranoto, Production Manager IMC Duta Record semarang ini gagal total di pasaran. Album ini tidak ditaruh satu rak dengan lagu-lagu campur sari ditoko-toko kaset kala itu. Namun Album Bossanova Jawa disejajarkan dengan kaset-kaset Jazz kegemaran penikmat musik kelas menengah ke atas, yang memang menjadi target pasar dari album Bossanova Jawa ini.

Namun, kegagalan pada album yang pertama Bossanova Jawa tidak membuat Hadi Pranoto (IMC Duta Record) menyerah. Beberapa saat berikutnya, dengan pegangan filosofi jawa alon-alon asal kelakon, IMC Duta Record berhasil mencetak 4 volume album Bossanova Jawa dengan puluhan lagu yang populer dalam bahasa jawa seperti Stasiun Balapan (Didi Kempot) sampai lagu bahasa jawa seperti bengawan Solo (Gesang). 

Grup Bossanova jawa sendiri yang ikut andil dalam pengagarapan dalam semua volume album Bossanova Jawa ini diawaki oleh Awing (lead-guitar), Anang (bass guitar), Rifai (saksofon), Bambang Progressio (Conga dan perkusi lain). Vokalis-vokalis perempuan pada album Bossanova Jawa ini antara lain Pipit Lisna (album 1), Donna, Wening dan Widya (Album 2 dan 3), dan Dian FK (album 4).


Seperti yang saya tulis di atas, sebagai penikamat musik Jazz namun juga menggemari Keroncong dan Campursari, Bossanova Jawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk didengarkan disaat sulit untuk tidur. Kenapa Bossanova jawa cocok didengarkan sebelum tidur?? karena sense yang dibawa oleh genre musik bossanova adalah musik yang adem, santai dan mendayu-dayu sekaligus dinamis. Jadi serasa kayak ditimang-timang begitu (^_^) heheh..

Saran saya, jika kamu termasuk penikmat musik yang meyukai ketenangan atau mendambakan musik yang adem dan mendayu-dayu sekaligus dinamis, coba deh dengerin lagu-lagu yang dibawakan oleh Bossanova Jawa ini. Sebuah alternatif musik yang tepat dan baru bagi penikmat Jazz sekaligus menggemari keroncong dan campursari. Semoga bermanfaat, terimakasih.

0 Response to "Bossanova Jawa, Jazz Asyik Yang Menenangkan"

Posting Komentar